Syirik Dalam Islam – Hukum, Jenis dan Bahayanya

Kongsikan di

Syirik merupakan perbuatan yang paling dibenci oleh Allah SWT karena orang yang berbuat syirik berarti mensejajarkan Allah dengan hal lain. Dengan kata lain, orang yang syirik tidak mengakui ke-Esa-an Allah SWT, sehingga dalam hidupnya ia bergantung pada apa selain Allah Yang Maha Esa. Syirik juga berarti menyamakan Allah SMW dengan hal-hal lain.
Hukum Syirik
Syirik jelas adalah perbuatan dosa besar, terutama jika sampai keluar daripada agama Islam sehingga jelas bahwa hukumnya adalah haram. Merupakan dosa besar jika seseorang berbuat syirik terhadap Allah SWT. Jika seseorang benar-benar memiliki iman yang kuat, tidak mungkin ia berbuat sehina itu dengan menyekutukan Allah dengan apapun. Sungguh orang yang syirik adalah mereka yang sudah sangat tersesat dan tak mendapatkan petunjuk.
Orang yang berbuat syirik adalah benar-benar sudah buta mata hatinya. Padahal, Allah SWT memiliki tiga (3) kekhususan yang tidak boleh disetarakan, disejajarkan, ataupun dibandingkan dengan makhluk, benda, serta apapun yang ada di seluruh jagat raya ini. Tiga kekhususan tersebut adalah;
  • Kekhususan dalam Rububiyyah Allah
Allah adalah pencipta dari seluruh yang ada di jagat raya, yang memberikan rezeki, menghidupkan dan mematikan makhluk. Allah adalah satu-satunya yang mengatur seluruh alam semesta.
  • Kekhususan dalam Uluhiyyah Allah
Satu-satunya tujuan kita beribadah adalah hanya kepada Allah SWT. Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak dan wajib kita sembah. Tiada ada yang lain selain Allah SWT, Tuhan semesta alam. Oleh sebab itu, segala bentuk ibadaha yang kita lakukan baik itu shalat wajib lima waktu, puasa, zakat, shalat sunnat, sedekah, dzikir, doa, dan lain sebagainya hanya boleh kita tujukan ke hadirat Allah SWT saja.
  • Kekhususan dalam Asma’ dan Sifat Allah
Ada 99 Asma’ Allah dan 20 sifat wajib yang harus kita ketahui, serta bahwasanya kesemua sifat itu tidaklah boleh kita persamakan dengan makhluk atau benda apapun di jagat raya ini.
Jenis – Jenis Syirik
  1. Syirik Akbar
Hakikat daripada syirik akbar adalah menjadikan selain daripada Allah SWT sebagai tujuannya dalam beribadah, misalnya; memohon dan bernadzar sesuatu kepada selain Allah, takut kepada kuburan, jin, atau setan serta percaya bahwa semua itu bisa memberi bahaya. Syirik ini menyebabkan seseorang keluar daripada agama Islam sehingga jika ia meninggal dalam keadaan demikian maka akan kekal di dalam neraka.
Syirik ini menjadi penyebab keluarnya seseorang dari agama Islam, dan orang yang bersangkutan jika meninggal dalam keadaan demikian, akan kekal di dalam neraka. Macam-macam syirik akbar:
1. Syirik saat berdoa
2. Syirik dalam sifat Allah
3. Syirik dalam Kecintaan
4. Syirik dalam ketaatan
5. Syirik khauf (takut)

  1. Syirik Ashghar
Merupakan semua perbuatan maupun ucapan yang oleh syara’ dinyatakan sebagai perbuatan syirik namun tidak sampai menyebabkan keluar daripada agama Islam, namun bisa menjadikan sebagai pengantar daripada dosa syirik akbar. Macam-macam syirik asghar:
  • Zhahir (nyata)
Yakni ketika seseorang mengucap sumpah atas selain karena Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya;
“Barangsiapa yang bersumpah dengan selain nama Allah, maka ia telah berbuat syirik”. (H. R. Ahmad, Shahih).
Selain itu, menggunakan benda-benda atau jimat seperti gelang atau kalung yang dipakai dengan niatan sebagai penangkal bahaya atau penyakit juga termasuk dalam syirik asghar.
  • Khafi (tersembunyi)
Syirik jenis ini sumbernya berada di dalam hati seseorang, bisa saja berupa niatan semata atau memang kepercayaan namun tak ditunjukkan oleh perbuatan (hanya di dalam hari), misalnya riya’ yang tersembunyi dalam hati.

Bahaya dari Perbuatan Syirik

  1. Syirik Ashghar
  • Amal ibadahnya rusak ;Sungguh rugi orang yang berbuat syirik karena sesungguhnya amal ibadah yang telah ia kerjaan menjadi rusak akibat perbuatan syiriknya. Adapun firman Allah yang artinya;
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi) sebelummu jika kamu berbuat syirik niscaya akan terhapuslah amalanmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. (Q. S. Az-Zumar : 65 ).
  • Syirik asghar atau bisa juga disebut syirik kecil tetap akan terkena dampak daripada dalil-dalil mengenai perbuatan syirik sehingga orang yang berbuat hanya akan terus menumpuk dosa jika tidak segera bertaubat.
  • Menjadikan jembatan menuju perbuatan dosa besar yang tak akan termaafkan (syirik akbar).
  1. Syirik Akbar
  • Merupakan perkara pertama yang diharamkan oleh Allah SWT. Firman Allah SWT yang artinya;
“Katakanlah: Rabbku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun ter-sembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menu-runkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. Al-Araaf : 33).
  • Merupakan sebuah tindakan zhalim yang teramat besar yang menghancurkan seluruh amal ibadah. Allah SWT berfirman yang artinya; “Sesungguhnya syirik itu kezhaliman yang besar.” (Q. S. Luqman : 13).
  • Merupakan dosa besar yang tak terampuni oleh Allah SWT sehingga apabila meninggal dalam keadaan syirik besar, maka ia akan diharamkan untuk masuk surga. Allah SWT berfirman yang artinya;
“Sesungguhnya barang siapa menyekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan jannah (surga) baginya dan tempatnya adalah neraka, dan tidak ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun.” (Q. S. Al-Maidah : 72).
  • Orang yang berbuat syirik akbar akan kekal di neraka sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya;
“Sesungguhnya orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Q. S. Al-Bayyinah: 6).
  • Yang melakukan perbuatan syirik akbar merupakan orang-orang yang termasuk ke dalam golongan yang kotor akidahnya. Allah SWT berfirman yang artinya; “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis.” (Q. S. At-Taubah : 28).









Sumber : dalamislam.com
loading...

0 Response to "Syirik Dalam Islam – Hukum, Jenis dan Bahayanya"

Post a Comment